JAKARTA - Pengembang perumahan sehat sederhana (RSh) mengharapkan perbankan swasta dapat memberikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang lebih besar.
Selama ini yang banyak menjadi pemain adalah bank-bank BMUN khususnya BTN. "Saat ini bank swasta yang memberikan KPR lumayan adalah Bumiputera," ujar Ketua Umum Ketua Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana dan Sangat Sederhana Indonesia (Apersi), Fuad Zakaria, di Jakarta, Kamis (5/6/2008).
Dia menjelaskan, perbankan hendaknya harus dapat menangkap peluang dari pertumbuhan perumahan yang sangat baik. Namun, mungkin sebagian bank masih khawatir terhadap pengembang, sehingga tidak berniat terjun dalam bisnis perumahan sederhana.
Menurut Fuad, pihak perbankan saat saja dalam memberikan KPR masih sangat hati-hati, sehingga untuk mengembangkan dalam memberikan kredit lain sulit. Persyaratan yang diberikan oleh perbankan kebanyakan masih sangat ketat, sehingga membuat pengembang sendiri menjadi sulit untuk memenuhinya.
(Arif Dwi Cahyono/Sindo/rhs)