JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat adanya kenaikan kredit bermasalah (non performing loan/NPL) selama April 2008, baik secara gross maupun netto.
Hal itu dikatakan Deputi Gubernur BI Budi Mulya usai mengikuti Rapat Dewan Gubernur Bank Indoensia (RDG BI), kepada wartawan, di Gedung BI, Jakarta, Kamis (5/6/2008).
Untuk NPL gross dari 4,33 persen menjadi 4,39 persen dan secara netto dari 1,78 persen menjadi 1,83 persen.
"Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami kenaikan 1,1 persen dari Rp1.466,2 triliun pada Maret 2008 menjadi Rp1.481,8 triliun pada April 2008," jelas Budi.
BI mencatat, kredit perbankan selama April 2008 tercatat mengalami pertumbuhan Rp22,9 triliun atau 2,1 persen dari Rp1.080,1 triliun menjadi Rp1.103,1 triliun.
Dijelaskannya, kenaikan kredit yang lebih besar dari kredit DPK pada bulan ini menyebabkan Loan to Deposito Ratio (LDR) perbankan naik dari 73,7 persen pada Maret 2008, ke level tertinggi 74,4 persen pada April 2008.
(rhs)