Sektor Riil
Pertanian, Membuat Krisis RI Cepat Berakhir
Selasa, 10 Juni 2008 - 11:59 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya

JAKARTA - Bank Dunia memproyeksi Indonesia akan melewati krisis pangan dalam jangka waktu yang relatif pendek dibanding dengan negara Asia Tenggara lain. Sebab, Indonesia mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan menstabilkan harga komoditas domestik.

"Program BLT untuk masyarakat miskin juga merupakan salah satu program bagi Indonesia untuk mampu menghadapi krisis pangan," kata Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Joachim Von Amsberg dalam acara Krisis Harga Pangan Global: Peluang Bagi Pertumbuhan Pertanian Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (10/6/2008).

Kemampuan Indonesia yang relatif lebih kuat ini juga akan meningkatkan investasi di industri pertanian pada jangka panjang. "Banyak kalangan sangat khawatir akan dampak buruk dari kenaikan harga komoditas. Kami ingin menambahkan, bahwa bagi negara kaya alam seperti Indonesia, kenaikan harga komoditas menjadi peluang besar untuk meningkatkan investasi dan mengentaskan kemiskinan," imbuhnya.

Joachim mengingatkan para petani Indonesia kini menghadapi masalah perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya alam, di samping masalah kenaikan harga. "Oleh sebab itu, menjadi penting bagi Indonesia untuk berinvestasi pada metode-metode yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian secara lebih efektif dan efisien," ungkap Joachim. (hsp)
250x208 250x250