Fiskal & Moneter
PPA Optimistis Lelang 87 Paket Properti Laku
Rabu, 11 Juni 2008 - 17:58 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 20/08/2008 13:08
Boediono Harus Bangun Kembali Kepercayaan BI -
Rabu, 20/08/2008 11:08
Fraksi PDIP Sesalkan Politik Anggaran 5 Tahun Terakhir -
Selasa, 19/08/2008 20:08
Sukuk, Alternatif Pendanaan Selain Dolar -
Selasa, 19/08/2008 20:08
Animo Investor Terhadap SBSN Cukup Tinggi -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Pinjaman Dalam Negeri Kurangi Bubble Ekonomi -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Pemerintah Kucurkan Rp1 T untuk GF -
Selasa, 19/08/2008 15:08
Kasus Aliran Dana BI
Depkeu Bantah PMK 77/2008 Sebagai Tameng -
Selasa, 19/08/2008 15:08
United Tractors Road Show ke Hong Kong -
Selasa, 19/08/2008 14:08
RAPBN 2009 Digerogoti Krisis Listrik -
Selasa, 19/08/2008 13:08
Rapat RAPBN Kupas 3 Hal

Rencananya, lelang akan dilangsungkan pada 23-26 Juni mendatang. Sebanyak 87 paket itu terdiri dari 78 paket individual dan 9 paket masal. Sementara, total aset yang akan dilelang sebanyak 1.568 unit properti, antara lain terdiri dari kondomonium, tanah dan perkantoran. Harga limit untuk program ini Rp1,1 triliun. Target yang terjual minimal 80 persen.
"Kami menawarkan 87 paket kepada investor yang berminat dari total aset properti yang akan dilelang pada tahap I," ujar Direktur Utama PPA M Syahrial, dalam jumpa pers di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/6/2008).
PPA optimistis penjualan akan mencapai target, pasalnya jangka waktu lelang 23 sampai 26 Juni dan pengumuman rencana pelaksanaan lelang 26 Mei lalu.
Rencananya, PPA akan mengadakan PLAP tahap II pada Agustus 2008. Dalam tahap II nanti, PPA akan melelang seluruh aset properti yang masih ada yang berumlah sekitar 1.900 unit dengan perkiraan nilai totalnya sebesar Rp 800 miliar. "Untuk pelaksanaan PLAP tahap II masih menunggu izin dari Departemen Keuangan," imbuh dia.
Pada tahun 2008 ini, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menetapkan target setoran dari PPA sebesar Rp3 triliun. Jumlah itu telah direvisi sebesar Rp600 miliar pada awal 2008 lalu. (hsp)


