JAKARTA - Perwakilan Komisi Uni Eropa (UE) akan bertemu Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal sore ini. Pertemuan ini terkait sidang 27 negara anggota UE di Brussels Belgia pada 8-9 Juli 2008 ihwal kelanjutan larangan terbang bagi Indonesia dan sejumlah negara lainnya.
"Pembicaraanya seputar kesiapan kita (Indonesia) dalam sidang nanti," ujar Jusman kepada wartawan di gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (13/6/2008). Menhub tidak dapat memastikan seberapa besar peluang Indonesia terlepas dari daftar hitam UE.
Saat hal ini ditanyakan, dia hanya mengatakan, "Hope for the best and prepare for the worst."
Seperti diketahui, UE melarang 51 maskapai nasional melintasi wilayah udara Eropa karena menilai standar keselamatan penerbangan di Indonesia buruk. Larangan ini berlaku sejak 6 Juli 2007.
Sejauh ini, Dephub telah melakukan upaya perbaikan keselamatan penerbangan baik dari sisi internal departemen maupun pengawasan kepada maskapai. Dari sisi internal, Dephub melakukan revisi Undang-Undang Penerbangan Nomor 15/1992 dan merombak susunan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang saat ini masih dalam proses.
Terkait maskapai, Dephub melakukan audit kinerja keselamatan setiap tiga bulan sekali dan meningkatkan intensitas pemeriksaan acak (ramp check) kepada perusahaan penerbangan.
(Meutia Rahmi /Sindo/mbs)
Economy
Perwakilan Komisi UE Temui Dephub Sore Ini
Jum'at, 13 Juni 2008 - 16:09 wib
Berita Lain
-
Jum'at, 09/01/2009 07:01
Indeks Saham Masih Tertekan Profit Taking -
Jum'at, 09/01/2009 07:01
Menopang Ekonomi Rakyat Melalui KUR -
Kamis, 08/01/2009 20:01
Batu Bara di Sumsel Habis 1.500 Tahun Lagi -
Kamis, 08/01/2009 18:01
Rupiah Terkulai ke Rp11.050 per USD -
Kamis, 08/01/2009 18:01
BEI Pertanyakan Aksi Korporasi BUMI -
Kamis, 08/01/2009 17:01
AirAsia Ubah Alokasi Dana USD460 Juta