JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyiratkan Menteri Keuangan Sri Mulyani adalah sosok yang pas untuk menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) menko perekonomian.
Sinyal yang dilontarkan itu, dikatakan Wapres saat berbincang dengan wartawan di kediamannya, Jalan Diponegoro No 2 Jakarta Pusat, Sabtu (14/6/2008).
Saat dialog santai dengan Kalla, wartawan menanyakan siapa yang akan ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam keppres Plt menko perekonomian. Menurut JK, orang yang akan duduk di kursi nomor satu di Lapangan Banteng adalah nama-nama yang ada dalam Tim Ekonomi SBY-JK. Ditanya apakah sosok itu Sri Mulyani, Wapres pun memberi sedikit bocoran.
"Tentu itu yang baik dan memiliki basic ekonomi yang kuat. Tapi itu hak prerogratif presiden," ujarnya.
Wapres mengatakan, lamanya pengumuman Plt menko perekonomian bukan dikarenakan pasar yang tengah gonjang-ganjing. Menurutnya tugas seorang menko adalah mengkoordinasi.
"Dia itu membantu presiden mengkoordinasikan. Selama presiden mengambil keputusan dan dibantu saya ya itu bisa jalan. Tetapi memang ada hal teknis yang perlu dibicarakan dan ditangani oleh menko. Karena dalam draft PP nya itu dikoordinasikan dengan menko. Jadi memang harus dalam aturannya. Tapi itu ke depan lah," jelasnya dengan gamblang.
Ketika ditanya, mengapa harus rangkap jabatan dan tidak mengangkat pejabat yang baru, lalu Wapres tidak berbicara banyak. "Saya tidak enak karena ini sebenarnya urusan Presiden. Karena kalau satu tahun lagi ada menteri baru kan susah. Dia tidak mengetahui persoalan," jelas JK.
(rhs)