Sektor Riil
KS Cari Suntikan USD3 Miliar untuk Pabrik Baru
Senin, 16 Juni 2008 - 14:54 wib
Nurfajri Budi Nugroho - Okezone
Berita Lainnya

ilustrasi (ist)
JAKARTA - PT Krakatau Steel, yang kini tengah melakukan pembicaraan dengan AccelorMittal dan Tata Steel Ltd, tengah mencari dana USD3 miliar melalui sebuah kemitraan strategis.

Dana itu akan digunakan untuk membangun pabrik baja baru untuk memenuhi meningkatnya permintaan pasar Asia Tenggara.

Badan usaha milik pemerintah itu berencana membentuk joint venture untuk membangun pabrik berkapasitas 2,5 juta metrik ton. Demikian disampaikan Kepala BKPM Muhammad Lutfi dalam wawancara yang dilansir Bloomberg, Senin (16/6/2008).

Seperti diketahui, dua perusahaan pembuat baja dunia itu tengah berupaya melebarkan sayap di Indonesia. Pabrik baru itu dinilai mampu melipatgandakan kapasitas produksi Krakatau.

"Sebuah kemitraan strategis dapat membantu Krakatau dalam hal tenaga ahli dan manajemen," kata Siswa Rizali, ekonom PT NISP Sekuritas. "Krakatau dapat mempercayakan kepada partnernya itu untuk mendapatkan pembiayaan."

Pihak-pihak lain yang tertarik, sambung Lutfi, diharapkan mengajukan penawaran sebelum akhir tahun. Pihak lainnya itu antara lain Essar Steel dan BlueScope Steel.

"Kami ingin mengembangkan industri automotif kami, kami ingin mengembangkan banyak hal dari baja," papar Lutfi. (jri)
250x208 250x250