Fiskal & Moneter
Sri Mulyani Jadi Plt Menko
Depkeu & Kemenko Dibuat Flexible
Kamis, 19 Juni 2008 - 19:38 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
Berita Lainnya
-
Minggu, 05/10/2008 17:10
Dana Talangan Tak Pulihkan Kepercayaan Pasar -
Minggu, 05/10/2008 14:10
Ekspor Migas Tidak Terganggu Kebijakan Bailout -
Minggu, 05/10/2008 11:10
Belanja Pemerintah Akan Diperbaiki -
Minggu, 05/10/2008 11:10
Arus Fiskal Ke Daerah Belum Tembus 30% APBN -
Sabtu, 04/10/2008 10:10
Makroekonomi Belum Sejahterakan Daerah -
Jum'at, 03/10/2008 13:10
Pemulihan Daya Beli & Penyerapan Anggaran Jaga Pertumbuhan Ekonomi -
Jum'at, 03/10/2008 09:10
Sebaiknya Jangan Ada Penjatahan KEK -
Kamis, 02/10/2008 13:10
Bidik Sektor Konstruksi, Ditjen Pajak Gandeng BPKP -
Kamis, 02/10/2008 12:10
Penciptaan Lapangan Pekerjaan Masih Sempit -
Rabu, 01/10/2008 10:10
F-PG akan Hilangkan Pajak Lingkungan

Keterangan ini, diberikan oleh Staf Ahli Menko Perekonomian Mahendra Siregar, seusai menghadiri pertemuan dengan Sri Mulyani di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (19/6/2008).
"Sekarang beliau itu sebagai pelaksana jabatan menko. Nah menkeu ingin konsolidasi mengenai isu-isu prioritas, antara lain agenda mendesak yang akan diselesaikan dalam waktu singkat," ujarnya.
Menurut Mahendra, hal itu dilakukan karena Menkeu merasa perlu adanya pengklasifikasian agar bisa lebih fokus. "Masa sisa pemerintahan perlu ada perumusan skala prioritas dari apa yang kami sampaikan tadi oleh Menkeu sebagai pimpinan baru," ujarnya.
Selian itu, pada pertemuan tersebut Menkeu juga akan memberikan arahan mengenai mekanisme kerja. "Ini karena beliau menyadari bahwa selain menjadi Plt menko, ia juga sebagai menkeu. Sehingga harus diatur agar tidak terjadi tumpang tindih," jelas Mahendra.
Sri Mulyani, lanjutnya, juga menyadari masih memiliki komitmen sebagai Menkeu yang harus tetap melakukan rapat-rapat dengan DPR. Sehingga perlu diatur mekanisme kerjanya.
Menurut mahendra hasilnya akan memberikan kemudahan bagi staf menko untuk berkomunikai dengan Sri Mulyani.
"Kita lihat beliau memberikan kemudahan seluas-luasnya kepada kami berkomunikasi efektif tanpa harus melaui pertemuan resmi, yaitu melaui alat komikasi," terangnya. (rhs)

