Sektor Riil
Konsumsi BBM Kembali Normal
Jum'at, 20 Juni 2008 - 14:54 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya
-
Jum'at, 05/09/2008 16:09
Mendag: Ekspor CPO Akan Membaik -
Jum'at, 05/09/2008 15:09
4 Tahun Lagi, Infrastruktur Jadi Primadona -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Harga Naik, Proyek Infrastruktur Harus Jalan Terus -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Setor Dividen, Pertamina Pertimbangkan Investasi -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Ongkos Distribusi Elpiji Tak Ditanggung Pertamina -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Imbas Harga Elpiji Naik, Tingkat Pembelian Naik 5% -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Bappenas: Target SBI 3 Bulan Jangan Berubah Lagi -
Jum'at, 05/09/2008 11:09
Sanggup Lunasi Utang, Pencekalan Akan Dicabut -
Jum'at, 05/09/2008 10:09
HIPMI: Sektor Riil Makin Tertekan -
Kamis, 04/09/2008 17:09
Apindo: Salah Resep Bernama Kenaikan BI Rate

"Sekarang sudah kembali normal. Bahkan lebih banyak dari rata-rata sebelum kenaikan, sebesar 50 ribu kilo liter (KL) per hari," ujar Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno, kepada wartawan usai salat Jumat, di kantornya, Jalan Perwira, Jakarta, Jumat (20/6/2008).
Saat ini, kata dia, hanya konsumsi pertamax saja yang masih lesu. Penjualan pertamax masih turun 25 persen dari sebelum kenaikan harga BBM.
Sepanjang Januari hingga Mei 2008, Pertamina mencatat konsumsi premium telah mencapai 7,8 juta KL, solar 4,6 juta KL, minyak tanah 3,7 juta KL, pertamax 100,34 ribu KL, dan pertamax plus 38,07 ribu KL. (hsp)


