Finance
KUR Bukopin Capai Rp525 Miliar
Jum'at, 20 Juni 2008 - 14:11 wib
Berita Lainnya
-
Senin, 06/10/2008 15:10
Krisis Melanda, Buy Back Jalan Terus -
Senin, 06/10/2008 15:10
BUMI Cairkan Pinjaman Credit Suisse USD50 Jt -
Senin, 06/10/2008 15:10
Imbas Krisis Finansial Global
Kinerja Mandiri Investasi Tak Terpengaruh -
Senin, 06/10/2008 14:10
Kadin: Pengereman Kredit Bentuk Pengetatan Moneter -
Senin, 06/10/2008 14:10
Antam Ancang-Ancang Raih Pinjaman USD42,2 Juta -
Senin, 06/10/2008 13:10
Rumor Bursa
Bin Laden Bisa Keruk Untung dari Pembelian BNBR -
Senin, 06/10/2008 13:10
Powertel Lakukan Pengajuan Ulang Prospektus IPO -
Senin, 06/10/2008 12:10
IHSG Sesi I Merosot 100 Poin -
Senin, 06/10/2008 11:10
Rupiah Terjun Bebas Dekati Rp9.600 -
Senin, 06/10/2008 10:10
Saham BII Langsung Pimpin Top Gainer

Transaksi di Kancab Bank Bukopin. (Foto: Astra Bonardo)
Direktur UMKM Sulistiyohadi mengatakan, sejak diluncurkan kali pertama, program ini mendapat respon luas dari masyarakat, terutama pengusaha UMKM. Sebagian besar kredit ini terserap di Jawa dan sudah tersalurkan sebesar Rp525 miliar.
"Saya berharap target KUR tercapai sebesar-besarnya. Program ini sangat positif dan mendukung bergeraknya sektor riil. Kami serius menyalurkan program pemerintah ini," jelasnya kepada okezone, di Jakarta, Jumat (20/6/2008).
Untuk kredit ke sektor UMKM secara umum (dengan jaminan) selama semester I terjadi peningkatan 20 persen menjadi Rp2,2 triliun. Sedangkan untuk besarnya pengenaan bunga kredit, perseroan tetap mempertimbangkan aspek risiko dan biaya dana (cost of fund) yang diperoleh. Selain itu, kebijakan suku bunga acuan BI Rate.
"Saat ini belum menaikkan bunga kredit. Tapi, tetap mempertimbangkan risiko dan biaya dana. Jika kedua faktor tersebut naik, maka tidak menutup kemungkinan untuk menaikkan (bunga kredit)," paparnya. (Tomi Sujatmiko/Sindo/rhs)

