ekonomi global
China Naikkan BBM 18 Persen
Jum'at, 20 Juni 2008 - 14:47 wib
Nurfajri Budi Nugroho - Okezone
Berita Lainnya
-
Selasa, 19/08/2008 08:08
Badai Fay Reda, Harga Minyak Juga Melandai -
Senin, 18/08/2008 16:08
Keuntungan BHP Billiton USD15,4 Miliar -
Senin, 18/08/2008 14:08
Badai Fay Picu Kenaikan Harga Minyak -
Senin, 18/08/2008 12:08
Irak bebaskan Kontrak Minyak Jangka Pendek -
Sabtu, 16/08/2008 16:08
Cadangan Minyak Nigeria Sentuh 33,6 Miliar Barel

AP
Harga minyak internasional menurun tajam Kamis kemarin setelah China mengumumkan akan menaikkan harga bahan bakar. Harga minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juli turun sebesar USD4,75 ke angka USD131,93 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada perdagangan di Asia, harga minyak sedikit lebih tinggi sebesar USD132,01 per barel.
Meningkatnya permintaan China terhadap minyak telah mendorong terus melambungnya harga minyak. Namun, harga yang tinggi dapat membantu menghambat laju permintaan itu.
"Turunnya permintaan di China akan menjadi faktor utama untuk menggerakkan turunnya harga," kata Phil Flynn, analis di Alaron Trading Corp di Chicago, Amerika Serikat, dikutip Associated Press, Jumat (20/6/2008).
Kenaikan harga itu diumumkan Kamis malam, setelah pasar keuangan China ditutup oleh Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional.
Harga bensin dan solar naik 1.000 yuan (USD145) per ton menjadi 6.980 yuan (USD1.015) dan 6.520 yuan (USD949). "Sedangkan kerosin naik 1.500 yuan (USD218) per ton menjadi 7.450 yuan (USD1.084)," sebut Komisi. (jri)


