Sektor Riil
Konversi Elpiji di Bodetabek Rampung Juli
Senin, 23 Juni 2008 - 09:45 wib
Berita Lainnya
-
Rabu, 27/08/2008 11:08
139 PDAM Dalam Kondisi Sekarat -
Rabu, 27/08/2008 08:08
Harga Baru LNG Tangguh Mulai 2010 -
Selasa, 26/08/2008 18:08
Ekspor Mineral Harus Diatur -
Selasa, 26/08/2008 18:08
Ketua DPR Sayangkan Naiknya Harga LPG -
Selasa, 26/08/2008 16:08
Royalti Batu Bara
Kemacetan Gara-Gara Pasal Peralihan -
Selasa, 26/08/2008 15:08
Tambahan Insentif Dorong Pertamina Sumbang PNBP -
Selasa, 26/08/2008 15:08
Pemerintah Beri Dana Pembangunan untuk Sumsel -
Selasa, 26/08/2008 15:08
BTN Yakin Kredit Tembus Rp13,5 T -
Selasa, 26/08/2008 14:08
Pemerintah Usung Pembangunan KTM -
Selasa, 26/08/2008 14:08
Belum ada Keberpihakan Parpol pada Demokratisasi Ekonomi

Ketua Tim Nasional Program Konversi PT Pertamina (persero) Agus Himawan mengatakan, saat ini program konversi di wilayah tersebut sudah hampir selesai membagikan peralatan dari tabung hingga kompor. "Saat ini setiap wilayah sudah hampir selesai pembagiannya," ujar dia di Jakarta, baru-baru ini.
Dia menjelaskan, untuk wilayah Bogor saat ini masih mengalami kekurangan pendukung program konversi sebanyak 300 ribu paket. Namun saat ini sedang dilakukan pembagian lagi.
Sementara untuk wilayah Tangerang dalam 10 hari ke depan pembagian paket dijadwalkan selesai. Sedangkan untuk wilayah Bekasi telah selesai pembagian paketnya. Untuk Kabupaten Bekasi pekan ini juga sudah selesai. Sehingga, jelas dia, awal Juli program konversi di Bodetabek akan rampun 100 persen.
Kendati demikian, imbuh Agus, penarikan minyak tanah tetap akan dilakukan bertahap. Agus berharap dalam pelaksanaan program konversi ini tidak ada hambatan yang menghadang, hanya saja diperlukan pasokan elpiji dan tabung yang cukup.
Walaupun demikian dia tetap optimistis jika pelaksanaan konversi di Bodetabek akan selesai sesuai jadwal. Pasalnya, pabrikan dalam negeri setiap hari memasok 60 ribu tabung. "Saat ini mitan yang sudah ditarik sebanyak 6.800 kilo liter," tutur dia.
Setelah pelaksanaan konversi selesai, Timnas Konversi Pertamina akan kembali dilakukan penyisiran di Bodetabek. Penyisiran itu unuk memastikan tidak adanya kekurangan.
Di sisi lain, Agus optimistis, pada tahun ini dan tahun depan target penarikan minyak tanah sebesar empat juta kilo liter, telah selesai agar kuota yang tertera dalam APBN dapat dipenuhi. (Ferial Thalib /Sindo/rhs)


