Sektor Riil
Produksi Migas di Siak Menurun
Selasa, 24 Juni 2008 - 15:01 wib
Berita Lainnya

ilustrasi (ist)
YOGYAKARTA - Produksi penambangan migas di Kabupaten Siak, Riau, saat ini mengalami penurunan produksi. Sebelumnya produksi minyak mentah di kabupaten ini sekira 80.000 barel per hari (bph) ketika dikelola PT Caltex. Saat ini, akibat terus dikuras, produksi menurun menjadi 40.000 bph. Pengelolaannya pun diserahkan ke pihak Pertamina Hulu dengan bekerja sama dengan BUMD Siak.

"Kita akui saat ini memang ada penurunan produksi," kata Bupati Siak Arfan Aswin AS dalam penandatangan piagam kerja sama pendidikan dan pengelolaan sumber daya alam dengan Universitas Gadjah Mada (UGM, di Ruang Multimedia, Gedung Pusat UGM, Yogyakarta, Selasa (24/6/2008).

Menurut Arfan, semakin menurunya jumlah produksi ini meneguhkan keyakinkannya untuk mengalihkan sumber ekonomi Siak untuk tidak sepenuhnya bergantung dengan migas, melainkan mencoba melirik sektor potensial lainnya. Salah satau sektor yang akan digarap adalah pertanian.

"Sudah ada pemikiran untuk mengembangkan ke sektor pertanian dan sektor lainnya," ungkapnya.

Sementara itu mengenai kerja sama yang dilakukan dengan UGM ini, menurut Aswin, juga dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memimpin dan mengelola Bada Usaha Milik Daerah (BUMD) Siak. Dirinya mengharapkan kontribusi besar peneliti UGM untuk mengembangkan sumber komoditi potensial lainnya.

Di tempat yang sama, Rektor UGM Sudjarwadi menyambut baik terlaksananya kerja sama ini. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah peluang bagi UGM untuk berpartisipasi dan berkontribusi bagi pengembangan Kabupetan Siak.

"Dengan kerja sama ini maka UGM akan mampu menempatkan ilmu pengetahuannya dalam mengelola SDA dan SDM di lapangan, karena banyak hal-hal di lapangan yang perlu dicocokkan dengan teori-teori yang ada," kata Sudjarwadi. (Satria Nugraha/Trijaya/jri)
250x208 250x250