Fiskal & Moneter
Boediono Serahkan Tongkat Estafet ke Sri Mulyani
Selasa, 24 Juni 2008 - 10:09 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 20/08/2008 13:08
Boediono Harus Bangun Kembali Kepercayaan BI -
Rabu, 20/08/2008 11:08
Fraksi PDIP Sesalkan Politik Anggaran 5 Tahun Terakhir -
Selasa, 19/08/2008 20:08
Sukuk, Alternatif Pendanaan Selain Dolar -
Selasa, 19/08/2008 20:08
Animo Investor Terhadap SBSN Cukup Tinggi -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Pinjaman Dalam Negeri Kurangi Bubble Ekonomi -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Pemerintah Kucurkan Rp1 T untuk GF -
Selasa, 19/08/2008 15:08
Kasus Aliran Dana BI
Depkeu Bantah PMK 77/2008 Sebagai Tameng -
Selasa, 19/08/2008 15:08
United Tractors Road Show ke Hong Kong -
Selasa, 19/08/2008 14:08
RAPBN 2009 Digerogoti Krisis Listrik -
Selasa, 19/08/2008 13:08
Rapat RAPBN Kupas 3 Hal

JAKARTA - Mantan Menko Perekonomian Boediono yang kini menjabat sebagai gubernur Bank Indonesia (BI) telah melakukan serah terima jabatan (sertijab).Artinya, kini Menteri Keuangan Sri Muyani telah resmi menjadi pelaksana tugas pemegang kendali ekonomi Indonesia.
Acara sertijab ini digelar di Ruang Graha Sawala, Gedung Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/6/2008).
"Saya merasa lega serahkan jabatan secara simbolis sebagai simbol estafet antargenerasi kepada Sri Mulyani," ujar Boediono.
Sertijab ini merupakan tindak lanjut Keputusan Presiden (Kepres) tertanggal 13 Juni 2008, yang berisikan penetapan Sri Mulyani menjadi Plt dan pemegang wewenang menko perekonomian selain sebagai menkeu.
Acara tersebut dihadiri sejumlah menteri kabinet SBY-JK, antara lain, Menkop Suryadharma Ali, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Mentan Anton Apriyantono, Menhub Hatta Rajasa, serta dirjen-dirjen di lingkungan Depkeu dan Menko Perekonomian. (rhs)


