Fiskal & Moneter
Tentukan BI Rate, Boediono Pantau Suku Bunga Negara Lain
Jum'at, 27 Juni 2008 - 14:35 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 20/08/2008 13:08
Boediono Harus Bangun Kembali Kepercayaan BI -
Rabu, 20/08/2008 11:08
Fraksi PDIP Sesalkan Politik Anggaran 5 Tahun Terakhir -
Selasa, 19/08/2008 20:08
Sukuk, Alternatif Pendanaan Selain Dolar -
Selasa, 19/08/2008 20:08
Animo Investor Terhadap SBSN Cukup Tinggi -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Pinjaman Dalam Negeri Kurangi Bubble Ekonomi -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Pemerintah Kucurkan Rp1 T untuk GF -
Selasa, 19/08/2008 15:08
Kasus Aliran Dana BI
Depkeu Bantah PMK 77/2008 Sebagai Tameng -
Selasa, 19/08/2008 15:08
United Tractors Road Show ke Hong Kong -
Selasa, 19/08/2008 14:08
RAPBN 2009 Digerogoti Krisis Listrik -
Selasa, 19/08/2008 13:08
Rapat RAPBN Kupas 3 Hal

"Selain itu, kita juga akan lihat mengenai perkembangan inflasi dan aspek likuiditas. Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 3 Juli pekan depan. Semua itu kita pertimbangkan," ucap Gubernur Bank Indonesia Boediono, usai Salat Jumat, di kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat (27/6/2008).
Kendati demikian, dia mengaku, masih akan mempertimbangkan kisaran inflasi Juni yang baru akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 1 Juli nanti.
Namun, Boediono mengisyaratkan bahwa beberapa bulan ke depan, khususnya Juli, inflasi kemungkinan belum menyentuh puncaknya. "Berdasarkan pengalaman 2005, biasanya dua bulan pertama melompat, kemudian bulan-bulan berikutnya negatif bahkan kembali ke normal lagi," ucapnya.
(rhs)


