ekonomi global
21 Juli, Petrobas Pompa Minyak di Nigeria
Minggu, 29 Juni 2008 - 10:40 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
Berita Lainnya
-
Senin, 06/10/2008 08:10
Harga Minyak Merosot ke USD91 -
Minggu, 05/10/2008 14:10
Antisipasi Krisis, Jerman Sediakan 35 Miliar Euro Dana Bantuan -
Sabtu, 04/10/2008 14:10
Pemimpin Negara-Negara Eropa Bahas Krisis Finansial -
Sabtu, 04/10/2008 11:10
Bailout Disetujui, Wall Street Jatuh -
Sabtu, 04/10/2008 10:10
Kongres AS Setuju, Bush Sahkan Bailout

ist
Seperti yang dilansir AFP, Minggu (29/06/2008), perusahaan minyak pelat merah Brasil itu akan bekerja sama dengan dua perusahaan minyak lainnya, yakni Total dan Chevron-Texaco.
Ladang Agbami yang saat ini menghasilkan produksi minyak sekitar 100 ribu barel per hari (bph) diharapkan dengan kerja sama ini bisa menghasilkan 250 ribu bph. Menurut Petrobas sepertiganya menjadi milik perusahaan asal negeri samba itu.
Gerak Petrobras memang terlihat dominan dalam mengeksplorasi minyak di Nigeria. Bagaimana tidak, ketika Agbami ditemukan pada 1998, Petrobas telah menanamkan uangnya sebesar USD2,2 miliar di Nigeria. Itupun masih bisa bertambah sekitar USD1,4 miliar pada 2013. Selain itu, Petrobas juga memiliki bagian di dua ladang minyak yang terletak di negara Afrika Barat itu.
Tidak hanya kepada ladang Agbami. Konsorsioum yang terdiri dari Petrobras, Total serta Chevron-Texaco juga berharap ladang minyak Akpo bisa memroduksi 185 ribu bph pada tahun depan.
Menanamkan uangnya di ladang minyak Nigeria merupakan bagian dari rencana besar Petrobas. Karena, berencana 'menghambur-hamburkan' uang sebanyak USD15 triliun dari rentang 2008-2012 untuk 'mengendus' ladang minyak lainnya di luar Brasil.
Saat ini saja, Petrobas telah menginvestasikan sebanyak USD6.6 triliun di 23 negara dan sudah memroduksi minyak sekitar 200 ribu bph di delapan negara. Seperti Angola, Argentina, Bolivia, kolombia, Ekuador, Peru, Amerika Serikat, dan Venezuela. (jri)

