Sektor Riil
Realisasi Produksi Minyak Bumi & Kondesat Naik 100%
Senin, 30 Juni 2008 - 18:50 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya
-
Senin, 06/10/2008 12:10
Pasokan BBM Region III Lancar -
Senin, 06/10/2008 11:10
Stok BBM di Nganjuk & Lumajang Kosong -
Senin, 06/10/2008 11:10
Imbas Krisis Finansial Global
Gunakan Valas, Pertamina Perlu Penyesuaian -
Senin, 06/10/2008 11:10
Pertamina Yakin Target Konversi Elpiji Terpenuhi -
Minggu, 05/10/2008 20:10
2009-2010 Kondisi Kritis Ekonomi Indonesia -
Minggu, 05/10/2008 18:10
Pemerintah Batasi Impor Barang Konsumtif -
Minggu, 05/10/2008 12:10
Serba-Serbi Usaha
Rental Mobil Panen Pesanan -
Minggu, 05/10/2008 10:10
Industri Kecil Masih Butuh Gula Rafinasi -
Minggu, 05/10/2008 09:10
BP Migas: Tak Semua Produksi Minyak Automatis Berstatus Lifting -
Sabtu, 04/10/2008 09:10
Ekspor Mebel & Kerajinan Mulai Lemah
JAKARTA - Realisasi produksi minyak bumi dan kondesat dalam negeri rata rata sampai dengan Juni 2008 sebesar 978,2 ribu bph. Realisasi ini mencapai 100,12 persen di atas target APBN-P 2008 yaitu 977 ribu bph.
Demikian dikemukakan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2008).
Sedangkan realisasi produksi gas bumi dalam negeri sebesar 7.900,7 MMSCFD hingga Juni 2008. Produksi batu bara sebesar 64.720.120 ton hingga Mei 2008, dengan total penjualan 67.129.635 ton yang terdiri dari ekspor 49.788.786 ton dan domestik 17.340.849 ton.
"Investasi mineral, batu bara dan panas bumi selama triwulan I USD283,13 juta. Rencana investasi panas bumi pada 2008 sebesar Rp1,99 triliun," katanya.
(mbs)
Demikian dikemukakan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2008).
Sedangkan realisasi produksi gas bumi dalam negeri sebesar 7.900,7 MMSCFD hingga Juni 2008. Produksi batu bara sebesar 64.720.120 ton hingga Mei 2008, dengan total penjualan 67.129.635 ton yang terdiri dari ekspor 49.788.786 ton dan domestik 17.340.849 ton.
"Investasi mineral, batu bara dan panas bumi selama triwulan I USD283,13 juta. Rencana investasi panas bumi pada 2008 sebesar Rp1,99 triliun," katanya.
(mbs)

