Rendevouz
MS Hidayat: Aduh Saya Pusing!
Kamis, 3 Juli 2008 - 14:06 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya
-
Jum'at, 29/08/2008 19:08
Tangkap Calo, Wartawan Dapat Tiket KA Eksekutif -
Rabu, 13/08/2008 13:08
Menkeu Tidak Tahan Untuk Sindir BRI -
Senin, 11/08/2008 13:08
Resmikan Raker Depdag, JK Nostalgia -
Kamis, 07/08/2008 14:08
Mendag: Semoga Anak RI Pilih Jajan Pasar Ketimbang Mc'D -
Rabu, 23/07/2008 10:07
Nilai Kuliah Akutansi Menkeu Hanya 6 -
Jum'at, 11/07/2008 13:07
"Pemadaman Bergilir" Menimpa Mic JK -
Rabu, 09/07/2008 11:07
Kedinginan Saat Konpres, Pemda DKI Disentil PLN Disjaya

Hidayat memproyeksikan kenaikan harga minyak dunia ini pastinya akan memberi dampak negatif ke sektor industri. "Aduh saya pusing, gila itu. Pasti pertumbuhan industri akan terkena," katanya usai rakor di kantor Menko Perekonomian, Gedung Depkeu, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2008).
Sektor industri pasti akan terkena imbasnya meski harga BBM untuk industri telah mengikuti harga BBM internasional. Akibatnya akan ada kenaikan biaya industri yang berasal dari biaya produksi, padahal saat ini daya beli masyarakat menurun.
Menurut Hidayat, tidak ada batas tertinggi harga minyak yang aman bagi sektor industri. "Sekarang saja sudah lebih dari batas, makanya sekarang pertumbuhan industri tidak ada," tegasnya.
Ia berharap kenaikan tersebut tidak akan berlajut. Selain berpengaruh ke sektor industri, Hidayat menilai akan pengaruh besar ke APBN. "Saya harapkan USD140 per barel itu turun di masa yang akan datang. Dengan tren minyak seperti ini, Saya tidak bisa membayangkan APBN 2009," paparnya.(ade) (rhs)


