Sektor Riil
Soal BBM, Pemerintah Harus Konsisten
Sabtu, 5 Juli 2008 - 15:30 wib
Berita Lainnya
-
Senin, 06/10/2008 12:10
Pasokan BBM Region III Lancar -
Senin, 06/10/2008 11:10
Stok BBM di Nganjuk & Lumajang Kosong -
Senin, 06/10/2008 11:10
Imbas Krisis Finansial Global
Gunakan Valas, Pertamina Perlu Penyesuaian -
Senin, 06/10/2008 11:10
Pertamina Yakin Target Konversi Elpiji Terpenuhi -
Minggu, 05/10/2008 20:10
2009-2010 Kondisi Kritis Ekonomi Indonesia -
Minggu, 05/10/2008 18:10
Pemerintah Batasi Impor Barang Konsumtif -
Minggu, 05/10/2008 12:10
Serba-Serbi Usaha
Rental Mobil Panen Pesanan -
Minggu, 05/10/2008 10:10
Industri Kecil Masih Butuh Gula Rafinasi -
Minggu, 05/10/2008 09:10
BP Migas: Tak Semua Produksi Minyak Automatis Berstatus Lifting -
Sabtu, 04/10/2008 09:10
Ekspor Mebel & Kerajinan Mulai Lemah

Sekjen Perpit Budi Tanuwibowo, menyambut positif pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menjamin harga BBM bersubdisi tidak akan dinaikkan.
Menurut Budi, kenaikan harga minyak mentah merupakan masalah global. "Tentunya pemerintah di mana pun tidak akan sanggup menanggung beban subsidi," ujar dia, kepada wartawan usai pembahasan Bisnis Internasional Pengusaha Indonesia Terkemuka Sedunia, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Sabtu (5/7/2008).
Sementara itu Budi menambahkan, untuk bisa mewujudkannya, perlu diaspirasikan dengan alasan yang logis. Sebab, harga minyak dunia menurut perkiraan banyak pihak tidak bisa dikendalikan hingga 2009 mendatang.
(Arif Sinaga/Trijaya/rhs)

