JAKARTA - Sama seperti PT Adaro Energy, masa penawaran Hotel Mandarine juga akan digelar pada 8-10 Juli 2008.
"Kami akan lakukan masa penawaran di Biro Administrasi Efek (BAE), Jakarta," ujar Diretur Investment Banking Overseas Securities Rudy Tuahunse selaku penjamin emisi Hotel Mandarine Regency, di Jakarta, Selasa (7/7/2008).
Rencananya, Hotel Mandarine Regency akan melepas saham ke publik sebanyak 300 juta saham atau 24,79 persen dari total saham perseroan seharga Rp110 per saham. Dana hasil IPO akan digunakan untuk meng-upgrade dan renovasi kamar serta fasilitas hotel (50 persen), pengembangan shopping arcade (30 persen) dan sisanya untuk modal kerja perseroan.
Rudy mengaku tidak memiliki target khusus antara investor ritel dan institusi. Pasalnya, dana yang ditargetkan dari hasil IPO sebesar Rp33 miliar tidak terlalu besar. "Kita lakukan sesuai permintaan pasar saja," katanya.
Adapun untuk komposisi antara investor likal dan asing Rudy berharap saham Mandarine dapat terserap secara seimbang. "Komposisinya mungkin 50:50," katanya.(Whisnu Bagus /Sindo/rhs)