Fiskal & Moneter


Boediono: Jangan Ada Imbas Inflasi Ronde ke-2

Senin, 14 Juli 2008 - 13:12 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan terus mengawasi pergerakan inflasi akibat kenaikkan harga BBM. Jika tidak, dikhawatirkan, inflasi akan meluas.

Hal itu dikatakan oleh Gubernur BI Boediono di sela pertemuan menteri mengenai capacity building untuk Palestina, di Istana Negara, Senin (14/7/2008).  

"Intinya jangan sampai ada putaran dari pengaruh inflasi ronde kedua dan ronde ke tiga. Karena (kenaikan harga) BBM tidak terus berlanjut," ujar mantan menko perekonomian ini.

Namun, menurutnya, saat ini inflasi cukup on track. Kendati demikian,  BI tetap akan mewaspadainya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Inflasi Juni tercatat 2,46 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 110,08. Dari 66 kota, tercatat seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kendari 6,49 persen dengan IHK 112,86 dan terendah terjadi di Bogor 1,15 persen dengan IHK sebesar 112,79.

Laju inflasi tahun kalender (Januari-Juni) 2008 sebesar 7,37 persen, sedangkan laju inflasi "year on year" (Juni 2008 terhadap Juni 2007) sebesar 11,03 persen. (Iman Rosidi/Trijaya/rhs)