Finance


Saham Mandarine Oversubscribe 7 Kali

Senin, 14 Juli 2008 - 12:02 wib
text TEXT SIZE :  

JAKARTA - Penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) PT Hotel Mandarine Regency Tbk untuk investor ritel membukukan kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga tujuh kali dari jatah 9 juta lembar saham. Dengan begitu, dana segar hasil IPO yang berhasil diraup pengelola Hotel Goodway di Batam ini mencapai Rp39,93 miliar.

?Target awal kami Rp33 miliar,? ujar Presiden Direktur Mandarine Regency Djonny Mardjuki saat dihubungi di Jakarta, Senin (14/7). Selama masa penawaran, Perseroan menjatahkan 3 persen saham untuk pemodal ritel domestik atau senilai Rp990 juta selama masa penawaran pada 8-10 Juli 2008.

Porsi 3 persen tersebut bagian dari 24,75 persen saham yang dilepas Mandarine melalui IPO atau sebanyak 300 juta lembar saham. Harga saham dibanderol Rp110 per lembar sehingga sebelum terjadi oversubscribe, perseroan menargetkan meraup dana sebesar Rp33 miliar.

Di samping itu, perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 198 juta atau 21,71 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Dengan rasio waran seri I sebesar 100:66. Artinya, setiap pemegang 100 saham baru berhak memperoleh 66 waran. Menurut jadwal, saham ini akan dicatatkan perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Juli 2008.) hingga tujuh kali dari jatah 9 juta lembar saham. Dengan begitu, dana segar hasil IPO yang berhasil diraup pengelola Hotel Goodway di Batam ini mencapai Rp39,93 miliar.

"Target awal kami Rp33 miliar," ujar Presiden Direktur Mandarine Regency Djonny Mardjuki saat dihubungi di Jakarta, Senin (14/7). Selama masa penawaran, Perseroan menjatahkan 3 persen saham untuk pemodal ritel domestik atau senilai Rp990 juta selama masa penawaran pada 8-10 Juli 2008.

Porsi 3 persen tersebut bagian dari 24,75 persen saham yang dilepas Mandarine melalui IPO atau sebanyak 300 juta lembar saham. Harga saham dibanderol Rp110 per lembar sehingga sebelum terjadi oversubscribe, perseroan menargetkan meraup dana sebesar Rp33 miliar.

Di samping itu, perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 198 juta atau 21,71 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Dengan rasio waran seri I sebesar 100:66. Artinya, setiap pemegang 100 saham baru berhak memperoleh 66 waran. Menurut jadwal, saham ini akan dicatatkan perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Juli 2008.
(Meutia Rahmi /Sindo/mbs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4