JAKARTA - Rumor yang berkembang di pasar modal, bahwa Grup Bakrie tengah mengalami masalah likuiditas dan berimbas pada penggadaian anak perusahaannya tampaknya masih belum dipastikan benar adanya.
Pasalnya, direksi perseroan membantah kabar burung tersebut. "Tidak benar, kalau masih belum jelas Anda tanyakan saja pada pihak yang bersangkutan," kata Direktur Keuangan Yuanita Rohali saat dikonfirmasi okezone, di Jakarta, Selasa (15/7/2008) sore.
Saat ini, anak perusahaan PT Bakrie Brothers Tbk (BNBR) yaitu PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dikabarkan sedang dililit utang yang nilainya mencapai USD 272,75 juta yang jatuh tempo pada akhir Juli ini dan bulan depan pada dua perusahaan pembiayaan besar asing.
Meskipun ada beberapa opsi penyelesaian utang dari pinjaman hingga penerbitan right issue, namun belum ada kepastian yang jelas.
(rhs)