Antrean BLT di sebuah daerah (sindo)
JAKARTA - Ketua DPR Agung Laksono meminta pemerintah mengevaluasi kembali program-program kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Sebab pemerintah harus lebih fokus pada program pengembangan energi yang dapat diperbaharui sebagai energi alternatif pengganti BBM," kata Agung dalam pidatonya di rapat paripurna penutupan masa sidang IV DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/7/2008).
Selain itu, kata Agung, pemerintah dalam rencana anggaran pendapatan belanja negara mendatang harus memperhatikan lonjakan harga minyak mentah dunia. Pasalnya, harga minyak mentah masih terus berlari kencang.
"Saat ini saja, harga minyak mentah melampaui USD130 per barel," sebut dia.(enp)
(jri)