Fiskal & Moneter
Penerimaan Sektor Migas
DPR Minta Pemerintah Transparan
Jum'at, 18 Juli 2008 - 12:13 wib
Sutarmi - Okezone
Berita Lainnya
-
Minggu, 05/10/2008 17:10
Dana Talangan Tak Pulihkan Kepercayaan Pasar -
Minggu, 05/10/2008 14:10
Ekspor Migas Tidak Terganggu Kebijakan Bailout -
Minggu, 05/10/2008 11:10
Belanja Pemerintah Akan Diperbaiki -
Minggu, 05/10/2008 11:10
Arus Fiskal Ke Daerah Belum Tembus 30% APBN -
Sabtu, 04/10/2008 10:10
Makroekonomi Belum Sejahterakan Daerah -
Jum'at, 03/10/2008 13:10
Pemulihan Daya Beli & Penyerapan Anggaran Jaga Pertumbuhan Ekonomi -
Jum'at, 03/10/2008 09:10
Sebaiknya Jangan Ada Penjatahan KEK -
Kamis, 02/10/2008 13:10
Bidik Sektor Konstruksi, Ditjen Pajak Gandeng BPKP -
Kamis, 02/10/2008 12:10
Penciptaan Lapangan Pekerjaan Masih Sempit -
Rabu, 01/10/2008 10:10
F-PG akan Hilangkan Pajak Lingkungan

"Apalagi minyak mentah dunia saat ini sedang naik tajam, yaitu seharga USD130 per barel. Sebagai penghasil minyak mentah, seharusnya itu berdampak positif terhadap penerimaan negara dari sektor minyak," kata Ketua DPR Agung Laksono, dalam pidato di rapat paripurna penutupan masa sidang IV, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/7/2008).
Agung melanjutkan, dengan informasi dari pemerintah yang transparan tersebut, nantinya Dewan bisa mengalkulasikan anggaran subsidi untuk bahan bakar minyak pada anggaran pendapatan belanja negara 2009 mendatang. (enp) (rhs)

