ekonomi global
Harga Minyak Terjun Bebas ke USD129
Jum'at, 18 Juli 2008 - 09:13 wib
Candra Setya Santoso - Okezone
Berita Lainnya
-
Jum'at, 05/09/2008 09:09
Harga Minyak Kian Merosot -
Jum'at, 05/09/2008 08:09
Sukses Perluas Pasar melalui Akuisisi -
Kamis, 04/09/2008 16:09
Simposium Ekonomi Global Pertama Digelar -
Kamis, 04/09/2008 12:09
Brasil Tolak Ajakan Iran Masuk OPEC -
Kamis, 04/09/2008 12:09
Kurang Dana, Harian The New York Sun Tutup

Kemerosotan harga emas hitam ini terjadi di tengah lesunya ekonomi Amerika Serikat, yang memicu melemahnya permintaan minyak dan ancaman pembengkakan inflasi tinggi.
Harga minyak saat ini lebih rendah lebih dari 10 persen per barel dari posisi awal pekan ini, sementara harga gas alam turun lebih dari 20 persen sejak pekan keempat Juli 2008.
Tapi ini bukan berarti sebagai awal dari penurunan harga komoditas ini. Begitu juga dengan sejumlah analis yang masih bersikap hati-hati terhadap penurunan ini, karena mereka mengira ini hanya sesaat untuk kemudian melambung lagi.
Seperti dikutip dari Associated Press (AP), harga minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Agustus turun USD5,31 menjadi USD129,29 per barel di New York Mercantile Exchange, perdagangan Kamis 17 Juli waktu setempat. Harga ini telah turun hampir USD16 dalam tiga hari terakhir.
Sementara itu, harga minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman September jatuh USD 5,12 menjadi USD 131,07 di ICE Futures Exchange, London. (rhs)


