TOKYO - Kalangan pengusaha Jepang menilai tenaga kerja Indonesia umumnya tergolong pekerja rajin, tetapi kurang memiliki pengalaman cukup di bidangnya.
Ini perlu dilakukan pembenahan serius agar bisa cepat menembus pasar Jepang. "Kolaborasi pengusaha Indonesia dengan pengusaha Jepang merupakan jalan keluar yang baik, khususnya di tingkat UKM, mengingat produk-produk Indonesia sudah ada yang diterima pasar Jepang, tetapi belum dikenal secara meluas," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Jepang-Indonesia wilayah Jepang Barat (Kansai) Hajime Kinoshita, seperti dikutip Sabtu (19/7/2008).
Kinoshita mengemukakan hal itu seusai menjadi pembicara dalam seminar perdagangan yang digelar atase perdagangan KBRI Tokyo kemarin.
Dalam kesempatan itu, Kinoshita memaparkan tentang kondisi investasi di Indonesia yang semakin membaik, sekaligus menjelaskan kualitas produk UKM Indonesia.
Kinoshita yang pernah menjabat pimpinan Matshusita di Indonesia itu mengemukakan bahwa persoalan lainnya adalah masalah penanganan akhir atau finishing touch dari suatu produk, termasuk kemampuan dalam pengemasan.
(sindo//rhs)