Sektor Riil


Pedagangan Sembako BSD Curhat ke Mendag

Sabtu, 19 Juli 2008 - 13:23 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone

TANGERANG - Kenaikan harga BBM Mei lalu serta musim panas menjadi dua faktor utama penyebab mahalnya harga kebutuhan bahan pokok (sembako) sekarang ini.

Hal itu merupakan curhat alias curahan hati yang dikeluhkan Yulia, salah seorang pedagang Sembako, di pasar Bumi Serpong Damai, saat disambangi Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu, yang melakukan Sidak ke pasar BSD, Sabtu (19/7/2008).

"Iya. Untuk beras semua naik. Terutama beras berkualitas bagus, naik banyak banget," ucap pemilik toko beras "SMS" tersebut.

Menurutnya, saat ini beras jenis IR-1 naik menjadi Rp8.400 per kilogram dari kisaran Rp7.000-an. Sedangkan harga untuk jenis beras lainnya, seperti IR-2 dan IR-4 masih bergerak stabil, sekitar Rp6.500 per kilogram.

Yulia menambahkan, kenaikan beras tersebut, tidak berlangsung sendiri. Karena, diikuti dengan bahan pokok lainnya seperti, minyak goreng bermerk, ketan hitam, tepung terigu dan telur serta ayam kampung.

"Kalau ayam dan telornya, masing-masing naik Rp2.000. Jadi, Rp14.500 per kilo dan Rp16.000 per potong," jelasnya.

Kendati demikian, Yulia memastikan kenaikan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap volume penjualannya. Meskipun, dia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai angka penjualannya per hari.

"Yang pasti mas, penjualannya belum terganggu, karena semua orang masih membutuhkan sembako," ujarnya singkat. (rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4