Sektor Riil
Industri Makanan dan Minuman Akan Capai 10%
Senin, 21 Juli 2008 - 18:39 wib

JAKARTA - Omset pertumbuhan industri makanan dan minuman selama semester dua akan mencapai 10 persen.

"Omset usaha makanan dan minuman akan mencapai Rp360 triliun sampai akhir tahun 2008," kata Ketua Umum Gabungan Asosisai Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Thomas Dharmawan di Jakarta, Senin (21/7/2008).

Ia mengatakan, kenaikan harga tersebut disebabkan oleh tingginya permintaan.

Menurut Thomas, rata-rata setiap bulannya omset makanan dan minuman mencapai Rp30 triliun. Sejumlah harga bahan baku seperti tepung terigu terus mengalami kenaikan yang signifikan.

Thomas menyebutkan harga tepung terigu bulan Juli 2007 mencapai Rp101 ribu/kg dan Juli 2008 mencapai Rp162.500/kg. "Kenaikan terigu memang tinggi namun pemerintah menanggung 10 persen pajak pertambahan nilai," ujarnya.

Thomas menegaskan sejumlah makanan seperti roti dan biskuit juga mengalami kenaikan sekitar 20-25 persen. Akibatnya, peningkatan itu juga berpengaruh terhadap omset para pengusaha.

"Selain karena naiknya harga makanan dan minuman, pengaruh bulan puasa dan hari raya juga akan meningkatkan omset," ungkapnya. (ade) (Eko Budiono /Sindo/rhs)
250x208 250x250