Sektor Riil
Meneg BUMN: Merpati Dalam Kondisi sulit
Senin, 21 Juli 2008 - 19:11 wib
Berita Lainnya
-
Rabu, 27/08/2008 11:08
139 PDAM Dalam Kondisi Sekarat -
Rabu, 27/08/2008 08:08
Harga Baru LNG Tangguh Mulai 2010 -
Selasa, 26/08/2008 18:08
Ekspor Mineral Harus Diatur -
Selasa, 26/08/2008 18:08
Ketua DPR Sayangkan Naiknya Harga LPG -
Selasa, 26/08/2008 16:08
Royalti Batu Bara
Kemacetan Gara-Gara Pasal Peralihan -
Selasa, 26/08/2008 15:08
Tambahan Insentif Dorong Pertamina Sumbang PNBP -
Selasa, 26/08/2008 15:08
Pemerintah Beri Dana Pembangunan untuk Sumsel -
Selasa, 26/08/2008 15:08
BTN Yakin Kredit Tembus Rp13,5 T -
Selasa, 26/08/2008 14:08
Pemerintah Usung Pembangunan KTM -
Selasa, 26/08/2008 14:08
Belum ada Keberpihakan Parpol pada Demokratisasi Ekonomi

"Ada sejumlah opsi yang telah disiapkan, namun hal itu akan dilaporkan pada Wapres terlebih dahulu," ujar Menteri Negara BUMN Sofyan A Djalil, usai melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal di Jakarta, Senin (21/7/2008).
Sofyan didampingi Direktur Utama Merpati Cucuk Suryo Suprojo dan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar di Gedung Departemen Perhubungan.
Ia mengatakan, langkah restrukturisasi terhadap maskapai penerbangan Merpati dilakukan agar perusahaan tersebut menjadi sehat.
Pasalnya, sekarang kondisi keuangan perusahaan pelat merah tersebut antara pemasukan dan pengeluaran sudah tidak baik, sehingga perlu diperbaiki.
Menurut Sofyan, Merpati harus ditangani secara menyeluruh, tidak bisa sebagian-sebagian. Untuk itu dilakukan pertemuan dengan stakeholder agar dapat dicarikan solusi yang benar-benar sesuai untuk dilaksanakan oleh Merpati. (ade)
(Arif Dwi Cahyono/Sindo/rhs)


