Finance
Euro Semakin Diburu
Senin, 21 Juli 2008 - 16:36 wib
Rani Hardjanti - Okezone
Berita Lainnya

JAKARTA - Nilai tukar euro terus diburu oleh para investor valas global. Akibatnya, euro semakin perkasa ketimbang dolar Amerika Serikat (USD).

Penguatan euro tersebut terjadi selepas pernyataan Bank Sentral Eropa (ECB) mengenai inflasi. Seperti dikutip dari Associated Press (AP) Senin (21/7/2008), awalnya, para investor sempat ketar-ketir soal inflasi. Namun setelah Presiden ECB Jean Claude Trichet menyatakan ekonomi negara-negara Eropa akan tumbuh moderat pada tahun ini, investor kembali memburunya. Mata uang dari 15 negara di wilayah Eropa ini di posisi 1,5860 euro per USD.

Sementara nilai tukar rupiah sedikit melemah, kendati tidak siginifikan. Mata uang Tanah Air ini melemah empat poin ke posisi Rp9.147 per USD, di banding perdagangan akhir pekan lalu.

Rupiah sedikit terkoreksi, menyusul harga minyak yang kembali menguat tajam. Harga minyak mentah di New York Mercantile Exchange saat ini terpantau di posisi USD130,72 per barel. Angka ini meningkat dibanding pekan lalu yang berada di kisaran USD127 per barel. (rhs)
250x208 250x250