ekonomi global
Harga Minyak Jejingkrakan Lagi
Senin, 21 Juli 2008 - 08:42 wib
Rani Hardjanti - Okezone

PERTH - Harga minyak kembali menggeliat, setelah pekan lalu melandai. Kali ini yang membuat harga minyak jejingkrakan lagi, yakni isu nuklir Iran dan kekhawatiran badai Tropical Strom Dolly.

Minyak jenis light sweet untuk pengiriman Agustus Senin (21/7/2008), di Pasar New York Mercantile Exchange naik 91 sen dolar ke posisi USD129,79 per barel. Minyak jenis di pasar komoditi London jenis brent crude naik 1 sen dolar menjadi USD130,20.

Sejumlah analis menyatakan, pergolakan harga yang terus berjalan labil sudah menjadi kejadian biasa sejak pertengahan 2007 silam. Ditambah kondisi geopolitik yang memperkeruh suasana.

Salah satu yang menjadi permasalahan dalam kenaikan harga awal pekan ini, yakni hasil pertemuan di Genewa mengenai nuklir Iran.

"Hasilnya kurang direspons positif oleh pasar," analisa komoditi Commonwealth Bank of Australia David Moore, di Sidney.

Pertemuan itu, menurutnya, tidak menghasilkan solusi bagi ketegangan yang kerap kali dipicu oleh isu nuklir Iran. (rhs)
250x208 250x250