Sektor Riil
Pertumbuhan Ekspor Perhiasan Ditargetkan 25%
Selasa, 22 Juli 2008 - 17:48 wib
Berita Lainnya
-
Selasa, 19/08/2008 19:08
Program Konversi Minyak Tanah Tersendat -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Asitab Minta Bantuan Wapres Masalah Pertamina -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Bangunan Tinggi Perlu Perhatikan Kualitas -
Selasa, 19/08/2008 17:08
Gara-Gara PLN, Mal Rugi Ratusan Miliar -
Selasa, 19/08/2008 17:08
2008-2010, 12 Ribu Karyawan KA Pensiun -
Selasa, 19/08/2008 14:08
2009, Plaza Depperin Pusat Pameran Produk Indonesia -
Selasa, 19/08/2008 13:08
Perajin Cibatu Dilibatkan Olah Komponen Astra -
Selasa, 19/08/2008 12:08
Royalti Batu Bara
Darmin: Pokoknya Bayar! -
Selasa, 19/08/2008 12:08
Depperin Akan Bangun DDC di 4 Provinsi -
Selasa, 19/08/2008 08:08
Ekspor Teh Akan Capai USD1,8 Juta

"Perhiasan kita memiliki keunggulan dalam hal desain dibandingkan negara lain sehingga kami optimis tahun 2009 ekspor akan naik," ujar Kepala Pusat Pengembangan Pasar Wilayah Amerika dan Eropa BPEN Radu Malem Sembiring di Jakarta, Selasa (22/7/2008).
Selain itu, Indonesia mempunyai produk perhiasan yang kompetitif dibanding negara Asia lainnya.
Radu menyebutkan realisasi ekspor perhiasan selama periode Januari-Februari 2008 mencapai USD212,7 juta. Pemerintah optmistis target ekspor tersebut dapat dicapai sampai akhir tahun 2008. "Pasar di AS menuntut kualitas produk dan desain yang tinggi sebab konsumennya adalah kelompok atas," ujarnya.
Sekadar catatan, tahun 2007 Indonesia menempati peringkat ke 152 sebagai eksportir perhiasan dengan nilai USD897,5 juta. Sedangkan nilai ekspor perhiasan ke AS mencapai USD66,18 juta. "Selama periode 2003-2007 terdapat kecenderungan kenaikan ekspor perhiasan sebesar 27,7 persen," kata Radu.
Sementara itu, Kepala BPEN Bachrul Chairi mengatakan Indonesia akan mengikuti pameran internasional perhiasan di New York, AS 27-30 Juli mendatang. Bachrul menyebutkan melalui pameran tersebut diharapkan produk nasional bisa diterima konsumen di negara tersebut. "Pameran perhiasan itu menjadi sarana untuk mengetahu perkembangan produk sebab perkembangannya sangat dinamis," tandasnya. (ade) (Eko Budiono /Sindo/rhs)


