Sektor Riil
Ketua Kadin: Pengusaha Tak Keberatan TDL Dinaikkan
Selasa, 22 Juli 2008 - 19:49 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 27/08/2008 11:08
139 PDAM Dalam Kondisi Sekarat -
Rabu, 27/08/2008 08:08
Harga Baru LNG Tangguh Mulai 2010 -
Selasa, 26/08/2008 18:08
Ekspor Mineral Harus Diatur -
Selasa, 26/08/2008 18:08
Ketua DPR Sayangkan Naiknya Harga LPG -
Selasa, 26/08/2008 16:08
Royalti Batu Bara
Kemacetan Gara-Gara Pasal Peralihan -
Selasa, 26/08/2008 15:08
Tambahan Insentif Dorong Pertamina Sumbang PNBP -
Selasa, 26/08/2008 15:08
Pemerintah Beri Dana Pembangunan untuk Sumsel -
Selasa, 26/08/2008 15:08
BTN Yakin Kredit Tembus Rp13,5 T -
Selasa, 26/08/2008 14:08
Pemerintah Usung Pembangunan KTM -
Selasa, 26/08/2008 14:08
Belum ada Keberpihakan Parpol pada Demokratisasi Ekonomi

"Mereka pengusaha dalam hal ini tidak keberatan dan sudah dibicarakan. Tapi mesti ada jaminan suplainya, kalau mati hidup
seperti sekarang ini masih merugikan," ucap Ketua Kadin MS Hidayat seusai acara local economic government award, di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (22/7/2008).
Akan tetapi, lanjutnya, apabila berbicara industri menengah, mereka pada umumnya masih menolak. Menurutnya, persetujuan untuk kenaikan TDL ini lebih kepada mencegah subsidi besar yang tidak bisa ditanggung APBN. "Saya sedang mencoba berwacana dgn PLN bahwa penyebab membengkaknya subsidi itu adalah harga tarif listrik dibawah harga pokok, itu masalah paling prinsipil. kedua masalah kapasitas," jelasnya.
Kendati demikian, Hidayat menyampaikan batas tarif kenaikan yang wajar adalah 50 persen. Dan hanya untuk kawasan industri yang besar-besar saja yang saat ini berjumlah sekitar 8 ribuan. Namun, Hidayat menegaskan bahwa ini baru sekedar wacana. "Minggu depan masih akan diplenokan dan akan mengundang 70 asosiasi," imbuhnya. (ade) (rhs)


