Fiskal & Moneter
Hasil Lelang Debt Switch Sebesar Rp4,4 Triliun.
Selasa, 22 Juli 2008 - 19:03 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 20/08/2008 13:08
Boediono Harus Bangun Kembali Kepercayaan BI -
Rabu, 20/08/2008 11:08
Fraksi PDIP Sesalkan Politik Anggaran 5 Tahun Terakhir -
Selasa, 19/08/2008 20:08
Sukuk, Alternatif Pendanaan Selain Dolar -
Selasa, 19/08/2008 20:08
Animo Investor Terhadap SBSN Cukup Tinggi -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Pinjaman Dalam Negeri Kurangi Bubble Ekonomi -
Selasa, 19/08/2008 18:08
Pemerintah Kucurkan Rp1 T untuk GF -
Selasa, 19/08/2008 15:08
Kasus Aliran Dana BI
Depkeu Bantah PMK 77/2008 Sebagai Tameng -
Selasa, 19/08/2008 15:08
United Tractors Road Show ke Hong Kong -
Selasa, 19/08/2008 14:08
RAPBN 2009 Digerogoti Krisis Listrik -
Selasa, 19/08/2008 13:08
Rapat RAPBN Kupas 3 Hal

Dari 31 seri obligasi negara yang jatuh tempo mulai 1 Januari 2009 hingga 31 Desember 2013 hanya 26 seri yang ditawarkan kepada peserta lelang. Dan hasilnya adalah 19 seri SUN berhasil dimenangkan dengan jumlah keseluruhan Rp4,4 triliun serta yield rata-rata tertimbang 12,90247 persen.
"Ini mengindikasikan investor ternyata berminat untuk beralih pada SUN jangka panjang," ucap Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto saat jumpa pers di Gedung Depkeu, Selasa (22/7/2008).
Rahmat menambahkan, program debt switch ini bertujuan untuk mengurangi resiko dalam refinancing utang yang akan segera jatuh tempo. Seperti menukar SUN yang akan jatuh tempo 2009-2013 dengan SUN yang jangka panjang hingga 2022.
Debt Switch kali ini adalah yang kedua untuk tahun ini. Setelah sebelumnya pernah dilakukan pada 5 Februari lalu. Ketimbang Februari lalu, debt switch kali ini dinilai lebih tepat. "Penawaran saat ini tepat karena kondisi market sedang kondusif," jelas Rahmat.
Untuk informasi, debt switch Februari lalu hanya bisa memenangkan Rp146 milyar dari Rp1,335 triliun yang disampaikan oleh peserta lelang. (ade) (rhs)


