Finance
Euro & Yen Masih Libas USD
Selasa, 22 Juli 2008 - 07:55 wib
Rani Hardjanti - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 27/08/2008 16:08
IHSG Ditutup Berjaya 23 Poin -
Rabu, 27/08/2008 15:08
IBI Bisa Laksanakan Sertifikasi Manajemen Risiko -
Rabu, 27/08/2008 15:08
Laba Allianz Grup Tergerus Rp71 Miliar -
Rabu, 27/08/2008 15:08
Allianz Targetkan 100 Rb Nasabah Asuransi Mikro -
Rabu, 27/08/2008 15:08
BNI-KPK Sosialisasikan Tipikor -
Rabu, 27/08/2008 14:08
Pendapatan Premi Allianz Grup Capai Rp1,7 T -
Rabu, 27/08/2008 13:08
Kebijakan Eskalasi Proyek
Departemen PU Tak Mau Dibohongi Pengusaha -
Rabu, 27/08/2008 12:08
BEI Buka Kembali Saham UOB Buana -
Rabu, 27/08/2008 12:08
Harga Teoritis United Tractors Rp10.300 -
Rabu, 27/08/2008 12:08
Pembentukan Bursa Asean 5-10 Tahun Lagi

Pelemahan ini membuat mata uang seperti yen dan euro terus melambung. Sebab, pelaku pasar semakin cemas atas pelemahan ekonomi Negeri Paman Sam.
Analis Investment Strategist Senior CFC Seymour Securities, Ariusz Kowalczyk, di Hong Kong seperti dikutip AFP, Selasa (22/7/2008) menyatakan, para pelaku pasar valuta asing saat ini terus melakukan aksi ambil untung.
Namun di sisi lain pelaku pasar akan berpikir panjang pelemahan, ekonomi AS akan merembet ke kawasan Uni Eropa dan bahkan, Jepang.
Sementara itu, nilai tukar rupiah pada perdagangan 21 Juli kemarin, ditutup sedikit melemah, kendati tidak siginifikan.
Mata uang Tanah Air ini melemah empat poin ke posisi Rp9.147 per USD, di banding perdagangan akhir pekan lalu. (rhs)


