Finance
BUMN in Corporated Fokuskan Konversi Pangan
Rabu, 23 Juli 2008 - 10:58 wib
Candra Setya Santoso - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 27/08/2008 16:08
IHSG Ditutup Berjaya 23 Poin -
Rabu, 27/08/2008 15:08
IBI Bisa Laksanakan Sertifikasi Manajemen Risiko -
Rabu, 27/08/2008 15:08
Laba Allianz Grup Tergerus Rp71 Miliar -
Rabu, 27/08/2008 15:08
Allianz Targetkan 100 Rb Nasabah Asuransi Mikro -
Rabu, 27/08/2008 15:08
BNI-KPK Sosialisasikan Tipikor -
Rabu, 27/08/2008 14:08
Pendapatan Premi Allianz Grup Capai Rp1,7 T -
Rabu, 27/08/2008 13:08
Kebijakan Eskalasi Proyek
Departemen PU Tak Mau Dibohongi Pengusaha -
Rabu, 27/08/2008 12:08
BEI Buka Kembali Saham UOB Buana -
Rabu, 27/08/2008 12:08
Harga Teoritis United Tractors Rp10.300 -
Rabu, 27/08/2008 12:08
Pembentukan Bursa Asean 5-10 Tahun Lagi

Hal itu dikatakan oleh Menneg BUMN Sofyan Djalil, saat memberikan sambutan di acara BUMN Executive Breakfast Meeting, Gedung BRI, Rabu (23/7/2008).
Menurutnya soal pangan dan harga minyak adalah persoalan yang dihadapi negara di seluruh dunia. Sebagai mana diketahui, harga komoditi pangan tengah melonjak dalam satu tahun, baik karena suplai yang kurang maupun karena spekulasi di pasar komoditi.
"Sehingga BUMN in corpoerated ini berupaya mengkonversi komoditi pangan seperti jagung kedelai gandum dan tebu menjadi energi pengganti energi minyak bumi, setelah harga minyak bumi melonjak hingga mencapai USD145 per barel," ujarnya. (rhs)


