Finance
Hanson Lepas Saham di Primayudha
Rabu, 23 Juli 2008 - 16:19 wib
Berita Lainnya
-
Jum'at, 05/09/2008 15:09
Pefindo Tegaskan Peringkat Obligasi Jawa Pos 2003 -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Texmaco Delisting 10 Oktober 2008 -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Pergerakan Valas Global Dicermati BI -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Total Bangun Buy Back 250 Rb Saham -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Intiland Butuh USD2 Juta untuk NIP Tahap 2 -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Sierad Produce Ekspansi Rp410 M -
Jum'at, 05/09/2008 12:09
Selamat Sempurna Optimistis Raih Pendapatan Rp1,25 T -
Jum'at, 05/09/2008 12:09
Rupiah Bergerak Seru! -
Jum'at, 05/09/2008 11:09
Gudang Terbakar, Produksi Sekar Laut Terhenti Seminggu -
Jum'at, 05/09/2008 10:09
IHSG Nggak Karuan Akibat Tertekan Komoditi Minyak

"Putusan perseroan untuk melepas saham karena kondisi industri tekstil dan pemintalan benang sedang mengalami penurunan," kata Corporate Secretary Rony Agung Suseno di Jakarta, Rabu (23/7/2008).
Rony mengatakan, atas putusan tersebut perseroan berencana melakukan diversifikasi usaha dari industri tekstil dan produk tekstil (TPT) ke perdagangan batu bara.
Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi penurunan kinerja perseroan akibat belum tuntasnya kewajiban kepada Bank Mandiri senilai Rp56,130 miliar dan USD17,336 juta. "Itu dilakukan sebagai langkah awal," katanya.
Adapun utang perseroan kepada Bank Mandiri meliputi utang pokok sebesar Rp46,130 miliar dan USD17,336 juta, serta tunggakan bunga dan denda Rp10 miliar.
Perseroan akan meminta persetujuan kepada pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), sesuai dengan peraturan Badan Pengawas pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) IX.E.2. (Whisnu Bagus /Sindo/rhs)


