Finance
Ekadharma Bangun Pabrik Rp64,6 M
Rabu, 23 Juli 2008 - 17:25 wib
Candra Setya Santoso - Okezone
Berita Lainnya
-
Jum'at, 05/09/2008 15:09
Pefindo Tegaskan Peringkat Obligasi Jawa Pos 2003 -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Texmaco Delisting 10 Oktober 2008 -
Jum'at, 05/09/2008 14:09
Pergerakan Valas Global Dicermati BI -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Total Bangun Buy Back 250 Rb Saham -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Intiland Butuh USD2 Juta untuk NIP Tahap 2 -
Jum'at, 05/09/2008 13:09
Sierad Produce Ekspansi Rp410 M -
Jum'at, 05/09/2008 12:09
Selamat Sempurna Optimistis Raih Pendapatan Rp1,25 T -
Jum'at, 05/09/2008 12:09
Rupiah Bergerak Seru! -
Jum'at, 05/09/2008 11:09
Gudang Terbakar, Produksi Sekar Laut Terhenti Seminggu -
Jum'at, 05/09/2008 10:09
IHSG Nggak Karuan Akibat Tertekan Komoditi Minyak

Adapun untuk merealisasikan rencananya tersebut, EKAD bekerja sama dengan Cisco Industries SDN DHD, yang merupakan usaha patungan antara perseroan dan Alpha Beta Enterprise Co.ltd, Taiwan, yaitu Tsai Jui Khe dan Tsai Chia Ling.
Di samping itu, sumber dana untuk pembangunan pabrik tersebut akan diperoleh dari dana sendiri (ekuitas) dengan proporsi 30 persen atau sebesar 6.750.000 ringgit Malaysia atau Rp19,403 miliar (kurs MYR sama dengan Rp2.874,60), serta dari pinjaman bank Malaysia dengan proporsi 70 persen atau sebesar 15.750.000 ringgit Malaysia atau Rp45,274 miliar.
"Perseroan melakukan kerja sama ini dengan menyetor 51 persen dari total ekuitas atau sekira Rp9,895 miliar, namun karena sumber dana dari pinjaman bank Malaysia berkurang, pihak perusahaan diharuskan untuk menyetor dana sebesar Rp23,016 miliar," ujar Managing Director EKAD Budi Widjaja Leonardi usai RUPSLB di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta, Rabu (23/7/2008).
Dengan rencana transaksi tersebut, maka transaksi yang dilakukan tidak termasuk ke dalam transaksi material. Karena nilainya tidak melampaui 10 persen dari pendapatan perseroan yang sebesar Rp146,9 miliar (2007) atau hanya sebesar Rp14,61 miliar.
Rencananya, pembangunan pabrik di Malaysia itu akan berlangsung dalam tiga tahap, di antaranya tahap pertama akan beroperasi pada kuartal IV-2008, serta tahap kedua dan ketiga akan beroperasi pada lima hingga tahun tahun ke depan.
Budi mengharapkan, dengan pembangunan pabrik ini, mereka berharap dapat memompa kapasitas produksinya hingga mencapai 33 juta meter kubik per bulan. (ade) (rhs)


