Finance
Bapepam Cermati Audit Penjatahan Saham Adaro
Rabu, 23 Juli 2008 - 17:39 wib
Berita Lainnya
-
Senin, 06/10/2008 15:10
Krisis Melanda, Buy Back Jalan Terus -
Senin, 06/10/2008 15:10
BUMI Cairkan Pinjaman Credit Suisse USD50 Jt -
Senin, 06/10/2008 15:10
Imbas Krisis Finansial Global
Kinerja Mandiri Investasi Tak Terpengaruh -
Senin, 06/10/2008 14:10
Kadin: Pengereman Kredit Bentuk Pengetatan Moneter -
Senin, 06/10/2008 14:10
Antam Ancang-Ancang Raih Pinjaman USD42,2 Juta -
Senin, 06/10/2008 13:10
Rumor Bursa
Bin Laden Bisa Keruk Untung dari Pembelian BNBR -
Senin, 06/10/2008 13:10
Powertel Lakukan Pengajuan Ulang Prospektus IPO -
Senin, 06/10/2008 12:10
IHSG Sesi I Merosot 100 Poin -
Senin, 06/10/2008 11:10
Rupiah Terjun Bebas Dekati Rp9.600 -
Senin, 06/10/2008 10:10
Saham BII Langsung Pimpin Top Gainer

"Laporan penjatahan Adaro yang detail, kita lihat dari audit akuntan, jadi kita masih menunggu. Kalau yang dilaporkan sekarang ke bapepam hanya komposisi penjatahannya saja," jelas Kepala Biro Keuangan Perusahaan Sektor Riil Bapepam-LK Nurhaida di Gedung Bapepam-LK, Jakarta, Rabu (23/7/2008).
Adapun dalam laporan penjatahan saham ADRO yang disampaikan manajer penjatahannya PT Danatama Makmur, hanya disebutkan presentase penjatahan saham kepada perorangan, institusi, pihak lokal dan pihak asing.
Padahal yang dibutuhkan bapepam, kata dia, adalah hasil audit akuntan yang lebih detail. Dan dari hasil audit nanti, akan banyak ditemukan informasi serta banyak detail yang bisa dicermati.
Nurhaida menambahkan proses audit yang dilakukan akuntan, rentang waktunya selama satu bulan terhitung dari masa penjatahan. "Karena oversubscribe, maka ada kewajiban menajer penjatahan untuk menunjuk akuntan melakukan
audit," imbuhnya.
Di sisi lain, Direktur ADRO Andre J Mamuaya mengaku menyerahkan persoalan audit penjatahan sepenuhnya kepada pihak Danatama sebagai manajer penjatahan. "Emiten enggak mengurus itu, yang menunjuk akuntan kita serahkan
ke Danatama," cetusnya. (ade) (Setiawan Ananto/Sindo/rhs)

