Finance
Perusahaan Tetap CSR Meski Tidak Ada Insentif
Rabu, 23 Juli 2008 - 18:33 wib
Nuria - Okezone
Berita Lainnya
-
Senin, 06/10/2008 15:10
Krisis Melanda, Buy Back Jalan Terus -
Senin, 06/10/2008 15:10
BUMI Cairkan Pinjaman Credit Suisse USD50 Jt -
Senin, 06/10/2008 15:10
Imbas Krisis Finansial Global
Kinerja Mandiri Investasi Tak Terpengaruh -
Senin, 06/10/2008 14:10
Kadin: Pengereman Kredit Bentuk Pengetatan Moneter -
Senin, 06/10/2008 14:10
Antam Ancang-Ancang Raih Pinjaman USD42,2 Juta -
Senin, 06/10/2008 13:10
Rumor Bursa
Bin Laden Bisa Keruk Untung dari Pembelian BNBR -
Senin, 06/10/2008 13:10
Powertel Lakukan Pengajuan Ulang Prospektus IPO -
Senin, 06/10/2008 12:10
IHSG Sesi I Merosot 100 Poin -
Senin, 06/10/2008 11:10
Rupiah Terjun Bebas Dekati Rp9.600 -
Senin, 06/10/2008 10:10
Saham BII Langsung Pimpin Top Gainer

"Sementara mengenai insentif, pemerintah rencananya akan menjelaskan didalam Peraturan Pemerintah (PP) yang saat ini tengah digodok," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Bisnis Link (IBL) Yanti Koestor di Jakarta, Rabu (23/7/2008).
Namun dia menilai, PP tersebut sulit untuk difinalisasi, pasalnya isi aturan tersebut memiliki makna yang berbeda. Meski begitu, dia tetap optimis kalau perusahaan akan menerapkan program CSR, karena program ini merupakan investasi jangka panjang dan bukanlah bagian dari tambahan biaya.
CSR juga akan menjadi salah satu ujung tombak penting untuk kelanggengan perusahaan. Jika kompetisi suatu produk semakin ketat, konsumen tidak lagi membedakan perbedaaan harga yang tipis, justru konsumen akan menilai dari nilai-nilai moral dari suatu perusahaan itu. (ade) (rhs)

