Finance
Ketum APPI: Fit and Proper Test Hal Positif
Kamis, 24 Juli 2008 - 10:49 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
Berita Lainnya
-
Rabu, 20/08/2008 15:08
Kuroto Kuasai 9,22% Saham Ace Hardware -
Rabu, 20/08/2008 15:08
Ratu Prabu Optimalkan Sumur di Sumsel -
Rabu, 20/08/2008 14:08
ARTI Diversifikasi Usaha ke Properti Rp3 Triliun -
Rabu, 20/08/2008 14:08
BEI Pertanyakan Penurunan Saham Yanaprima -
Rabu, 20/08/2008 14:08
Total Bangun Incar Proyek Baru Senilai Rp2 Triliun -
Rabu, 20/08/2008 13:08
Sinar Mas Multiartha Bentuk 3 Unit Usaha Baru -
Rabu, 20/08/2008 12:08
CNKO Bantah Goreng Saham -
Rabu, 20/08/2008 12:08
Harga Minyak Dorong IHSG -
Rabu, 20/08/2008 11:08
2008, Astra Graphia-SAT Proyeksikan Revenue Rp1,2 T -
Rabu, 20/08/2008 10:08
Astra Graphia Kuasai 99,99% Saham SAT

Meskipun aturan fit and proper test ini merupakan sesuatu yang baru untuk APPI. Namun, Wiwie menegaskan, itu tidak menjadi soal untuk asosiasinya.
"Justru ini adalah sesuatu yang positif untuk APPI, khususnya perusahaan pembiayaan," ucap Wiwie Kurnia, saat memberikan tanggapan dalam acara sosialisasi peraturan Ketua Bapepam-LK, di Gedung Dhanapala, Depkeu, Jakarta, Kamis (24/7/2008).
Menurut Wiwie, fit and proper test tersebut sangat dibutuhkan oleh perusahaan manapun, terutama perusahaan pembiayaan. Karena seiring dengan pesatnya pertumbuhan perusahaan pembiayaan, maka diperlukan pengelolaan yang lebih profesional dan berintegritas.
"Nah, dua hal tersebut bisa menjadi basis untuk melakukan fit and proper test di perusahaan pembiayaan," jelasnya.
Untuk membuktikan bisnis perusahaan pembiayaan semakin menggurita. Wiwie menggambarkan, saat ini total aset perusahaan pembiayaan yang tergabung dalam APPI sekitar Rp137 triliun dengan jumlah karyawan tidak kurang dari 100 ribu.
Selain itu, dia mengklaim, asosiasinya telah memiliki lebih dari 10 ribu jaringan di seluruh Indonesia. "Bahkan, jaringan kami masuk ke pelosok-pelosok dimana bank kesulitan untuk menjangkaunya," jelasnya. (ade)
(rhs)


