Finance
Semester I-2008
Laba Bersih SOBI Meningkat 110%
Kamis, 24 Juli 2008 - 15:56 wib
Berita Lainnya
-
Senin, 06/10/2008 15:10
Krisis Melanda, Buy Back Jalan Terus -
Senin, 06/10/2008 15:10
BUMI Cairkan Pinjaman Credit Suisse USD50 Jt -
Senin, 06/10/2008 15:10
Imbas Krisis Finansial Global
Kinerja Mandiri Investasi Tak Terpengaruh -
Senin, 06/10/2008 14:10
Kadin: Pengereman Kredit Bentuk Pengetatan Moneter -
Senin, 06/10/2008 14:10
Antam Ancang-Ancang Raih Pinjaman USD42,2 Juta -
Senin, 06/10/2008 13:10
Rumor Bursa
Bin Laden Bisa Keruk Untung dari Pembelian BNBR -
Senin, 06/10/2008 13:10
Powertel Lakukan Pengajuan Ulang Prospektus IPO -
Senin, 06/10/2008 12:10
IHSG Sesi I Merosot 100 Poin -
Senin, 06/10/2008 11:10
Rupiah Terjun Bebas Dekati Rp9.600 -
Senin, 06/10/2008 10:10
Saham BII Langsung Pimpin Top Gainer

Adapun untuk penjualan bersih SOBI mencapai Rp792,20 miliar, tumbuh 53,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp474,30 miliar. Sedangkan untuk pertumbuhan penjualan tersebut mendorong laba operasional semester I-2008 yang meningkat 101,8 persen menjadi Rp129 miliar dari Rp63,9 miliar periode yang sama tahun 2007.
"Kenaikan penjualan bersih SOBI dikontribusikan oleh peningkatan volume penjualan dan kenaikan harga jual rata-rata sebesar 21 persen," ujar Corporate Secreraty SOBI V Suresh di Jakarta, Kamis (24/7/2008).
Peningkatan volume penjualan produk SOBI pada semester pertama 2008 dibandingkan semester pertama 2007 ini terdiri atas produk Sorbitol yang tumbuh 40,20 persen menjadi Rp526 miliar dibanding Rp376 miliar, produk Maltose/HMS naik 41,50 persen menjadi Rp61 miliar dari Rp43 miliar, produk Deltrose Monohydrate tumbuh 16,10 persen menjadi Rp31 miliar dibanding tahun 2007 sebesar Rp27 miliar.
Sedangkan produk Maltodextrine naik signifikan 73,40 persen menjadi Rp35 miliar dibanding 2007 sebesar Rp20 miliar dan Tapioka Starch melonjak tajam 793 persen menjadi Rp75 miliar dibanding 2007 sebesar Rp8 miliar.
Di samping itu, penjualan domestik di semester I-2008 naik 87 persen menjadi Rp60,097 miliar dibanding Rp37,148 miliar pada semester pertama 2007. Sedangkan penjualan ekspor tumbuh 38 persen menjadi Rp83,318 persen dibanding semester pertama 2007 yang hanya sebesar Rp75,983 miliar. (ade) (Juni Triyanto /Sindo/rhs)

