Finance
Sertifikasi Bankir Harus Lewat IBI
Jum'at, 25 Juli 2008 - 11:20 wib
Berita Lainnya

JAKARTA - Ketua Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Agus Martowardojo menegaskan sertifikasi professional bankir harus di bawah IBI. Untuk itu IBI akan mendesak Bank Indonesia (BI) segera melakukan kebijakan yang mengalihkan sertifikasi ke asosiasi profesi terkait.

"Semua sertifikasi profesional bankir harusnya di bawah payung IBI, termasuk (sertifikasi) manajemen risiko dan BI tidak mungkin melakukan sertifikasi tersebut. Kita harapkan BI bisa melakukan revisi peraturan terkait," tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/7/2008).

Agus yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri ini mengaku usulan tersebut sudah dibicarakan bersama BI. Namun, IBI tidak mengajukannya secara resmi baik melalui surat resmi maupun hal lain dan dalam waktu dekat BI bisa mengambil sikap atas pandangan IBI tersebut.

Meski demikian, lanjut Agus, terkait dengan pelaksanaan sertifikasi yang diadakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) pada Agustus, menyerahkan hal tersebut kepada masing-masing bankir. Hingga saat ini, IBI tetap mengakui sertifikat yang dikeluarkan oleh badan yang diakui oleh badan nasional sertifikasi profesi (BNSP).

"Untuk sertifikasi manajemen risiko pada Agustus nanti, kita serahkan kepada masing-masing bankir dan selama ini kita masih mengakui sertifikat sepanjang diakui oleh BNSP," jelasnya.

Agus menambahkan di dalam organisasi IBI sudah dibentuk berbagai badan yang membawahi berbagai bidang perbankan seperti wealth management. Bahkan dalam waktu dekat, IBI akan menggelar sertifikasi untuk bidang-bidang tersebut, termasuk internal auditor dan lainnya. (Tomi Sujatmiko/Sindo/rhs)
250x208 250x250