Finance
Sertifikasi Bankir Harus Lewat IBI
Jum'at, 25 Juli 2008 - 11:20 wib
Berita Lainnya
-
Senin, 06/10/2008 15:10
Krisis Melanda, Buy Back Jalan Terus -
Senin, 06/10/2008 15:10
BUMI Cairkan Pinjaman Credit Suisse USD50 Jt -
Senin, 06/10/2008 15:10
Imbas Krisis Finansial Global
Kinerja Mandiri Investasi Tak Terpengaruh -
Senin, 06/10/2008 14:10
Kadin: Pengereman Kredit Bentuk Pengetatan Moneter -
Senin, 06/10/2008 14:10
Antam Ancang-Ancang Raih Pinjaman USD42,2 Juta -
Senin, 06/10/2008 13:10
Rumor Bursa
Bin Laden Bisa Keruk Untung dari Pembelian BNBR -
Senin, 06/10/2008 13:10
Powertel Lakukan Pengajuan Ulang Prospektus IPO -
Senin, 06/10/2008 12:10
IHSG Sesi I Merosot 100 Poin -
Senin, 06/10/2008 11:10
Rupiah Terjun Bebas Dekati Rp9.600 -
Senin, 06/10/2008 10:10
Saham BII Langsung Pimpin Top Gainer

"Semua sertifikasi profesional bankir harusnya di bawah payung IBI, termasuk (sertifikasi) manajemen risiko dan BI tidak mungkin melakukan sertifikasi tersebut. Kita harapkan BI bisa melakukan revisi peraturan terkait," tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/7/2008).
Agus yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri ini mengaku usulan tersebut sudah dibicarakan bersama BI. Namun, IBI tidak mengajukannya secara resmi baik melalui surat resmi maupun hal lain dan dalam waktu dekat BI bisa mengambil sikap atas pandangan IBI tersebut.
Meski demikian, lanjut Agus, terkait dengan pelaksanaan sertifikasi yang diadakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) pada Agustus, menyerahkan hal tersebut kepada masing-masing bankir. Hingga saat ini, IBI tetap mengakui sertifikat yang dikeluarkan oleh badan yang diakui oleh badan nasional sertifikasi profesi (BNSP).
"Untuk sertifikasi manajemen risiko pada Agustus nanti, kita serahkan kepada masing-masing bankir dan selama ini kita masih mengakui sertifikat sepanjang diakui oleh BNSP," jelasnya.
Agus menambahkan di dalam organisasi IBI sudah dibentuk berbagai badan yang membawahi berbagai bidang perbankan seperti wealth management. Bahkan dalam waktu dekat, IBI akan menggelar sertifikasi untuk bidang-bidang tersebut, termasuk internal auditor dan lainnya. (Tomi Sujatmiko/Sindo/rhs)

