ekonomi global
Penjualan Rumah Hunian di AS Semakin Merosot
Jum'at, 25 Juli 2008 - 11:05 wib
Ayyi Ahmad Hidayah - Okezone
Berita Lainnya
-
Selasa, 19/08/2008 08:08
Badai Fay Reda, Harga Minyak Juga Melandai -
Senin, 18/08/2008 16:08
Keuntungan BHP Billiton USD15,4 Miliar -
Senin, 18/08/2008 14:08
Badai Fay Picu Kenaikan Harga Minyak -
Senin, 18/08/2008 12:08
Irak bebaskan Kontrak Minyak Jangka Pendek -
Sabtu, 16/08/2008 16:08
Cadangan Minyak Nigeria Sentuh 33,6 Miliar Barel

Adapun masih banyaknya rumah huni yang beredar di pasar, membuat harga rata-rata rumah juga jatuh dibandingkan setahun yang lalu. Bahkan analis memprediksi kejatuhan ini akan terus berlanjut sampai musim kredit bersemi kembali. Hal tersebut mengakibatkan rendahnya tingkat penerimaan kerja pun semakin membuat pembeli potensial menjauh.
Demikian dilaporkan The National Association of Realtors seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (25/7/2008).
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa penjualan menurun hingga 2,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi hanya 4,86 juta unit. Ini merupakan penurunan terparah sejak kuartal pertama 1998.
Di samping itu, kemerosotan tersebut sudah menyentuh level dua digit dibandingkan ekspektasi para ekonom atau turun 15,5 persen dibandingkan setahun yang lalu yang juga berimbas pada harga rata-rata rumah huni ke level bawah.
Sedangkan untuk penjualan bulan Juni, harga rata-rata rumah huni merosot menjadi USD215.100 atau turun 6,1 persen dibandingkan tahun kemarin. Secara year on year (YoY), itu adalah rekor kejatuhan harga rumah hunian terbesar kelima sepanjang sejarah. (ade) (rhs)


