kolom ekonomi


Ekonomi Inggris Tumbuh Terburuk Sejak 2001

Sabtu, 26 Juli 2008 - 18:14 wib
text TEXT SIZE :  
Ayyi Ahmad Hidayah - Okezone
Aktivitas pusat perbelanjaan di Inggris (Foto: Bloomberg)

JAKARTA - Kinerja ekonomi Inggris kuartal kedua tahun ini hanya tumbuh 0,2 persen, hal ini tercatat sebagai peningkatan terendah sejak tujuh tahun terakhir.

Kemunduran yang dipicu oleh pelambatan sektor manufaktur, konstruksi dan perbankan tersebut juga hampir membawa negeri Britania ini ke arah resesi.

Produk Domestik Bruto (PDB) mereka saja hanya tumbuh 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, ini artinya merupakan lonjakan terparah sejak 2005 lalu, dan terburuk sejak 2001. "Resesi pun menjadi suatu hal yang mungkin," ujar Kepala Ekonom GLC Ltd yang juga mantan pegawai treasury di London, seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (26/7/2008).

"Kita bahkan akan mendapatkan pertumbuhan yang negatif untuk dua kuartal ke depan. Kini kami tengah menunggu potongan suku bunga acuan yang besar," lanjutnya.

Pelemahan ekonomi memang sudah terlihat sejak awal 1990, dimana dukungan terhadap Perdana Menteri Gordon Brown terus merosot, yang disebabkan karena dirinya memperkarakan partai buruh dan kehilangan sebagian pemilih spesial di Glasgow.

Tingginya pembiayaan kredit, serta jatuhnya harga rumah juga menjadi alasan melambungnya inflasi dan memaksa bank sentral untuk memotong suku bunga acuan dari yang sebelumnya sebesar lima persen.

Inggris merupakan negara pertama dari tujuh anggota negara besar yang mengumumkan pertumbuhan ekonominya di kuartal kedua. (rhs)