JAKARTA - Penyimpangan eksplorasi minyak yang dikabarkan banyak terjadi di Tanah Air, ditengarai melibatkan mafia perminyakan.
Hal itu diungkap anggota Komisi V DPR dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) Abdullah Azwar Anas, menanggapi penerapan undang-undang (UU) minyak dan gas (migas) dalam langkah eksplorasi minyak Indonesia.
"Mafia itu akan berjalan tanpa ada keterlibatan mengambil keputusan. Maka harus diketahui pengambil keputusannya itu siapa, dan di tingkat mana saja mafia itu ada, dan harus cepat diungkap," papar Azwar di Gedung DPR, Jalan Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta, Selasa (29/7/2008).
Dia juga menengarai, penyimpangan perminyakan Indonesia sudah sampai ke hilir. "Untuk mengatasi penyimpangan penerapan undang-undang dalam eksplorasi perminyakan, perlu perlu penguraian dari hulu atau hilir. Apakah titik masalahnya pada hulu atau hilirnya," kata Azwar.
(rhs)