NEW YORK - Setelah membaca laporan pertumbuhan ekonomi dan jumlah pengangguran yang menandakan ekonomi AS masih gontai, indeks Dow Jones ambruk 200 poin.
Departemen Perdagangan AS menyebutkan bahwa PDB AS hanya tumbuh 1,9 persen pada kuartal kedua tahun ini, padahal analis memperkirakan ekonomi akan tumbuh 2,4 persen.
Investor juga cemas setelah muncul laporan jumlah penganggur kian meningkat, bahkan mencapai level tertinggi dalam lima tahun. Sehingga, pelemahan pada Kamis 31 Juli waktu setempat tidak bisa terelakan.
Sementara tawaran dana tunai USD4,5 miliar dari Bristol-Myers Squibb Co untuk mitranya pembuat obat kanker, ImClone Systems Inc, membuat indeks Nasdaq melorot tak terlalu tajam. Tawaran itu disambut positif hingga mampu menopangnya.
Kabar positif lainnya adalah turunnya harga minyak lebih dari USD2 per barel. Hasilnya adalah indeks Dow Jones melorot 205,67 poin, atau 1,78 persen, menjadi 11.378,02.
Sementara indeks Standard & Poor's 500 anjlok 16,88 poin, atau 1,31 persen, menjadi 1.267,38, dan indeks Nasdaq turun 4,17 poin menjadi 2.325,55.
(rhs)