JAKARTA - BPH Migas mengundang 26 perusahaan minyak untuk mengikuti beauty contest pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) PSO 2009.
Kepala BPH Migas Tubagus Haryono mengatakan, perusahaan-perusahaan ini akan bersaing dengan PT Pertamina (persero).
"Kami akan siapkan dulu rule of thumb-nya, kemudian kami undang badan usaha untuk presentasi setelah itu tim PSO BPH migas akan melakukan penilaian," ujar Tubagus, ketika dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (4/8/2008) sore.
Tubagus menjelaskan, dalam pemilihan badan usaha yang akan melakukan pendistribusian BBM PSO akan melalui tahap-tahap pertama, beauty contest, kedua peserta harus mampu mendistribusikan BBM ke empat Wilayah Distribusi Niaga (WDN).
Sementara, lanjut Tubagus BPH Migas segera menetapkan kriteria untuk ikut PSO, antara lain harus memiliki kehandalan dan kemampuan pasokan BBM, kelengkapan dan kemampuan infrastruktur penerimaan, dan penyimpanan, kelengkapan jaringan distribusi, memiliki cadangan operasional, beroperasi minimal di 2WDN, memiliki kemampuan finansial serta mampu menjaga jaminan pasokan selama menjalankan PSO. Sedangkan untuk besaran alpha dan pembayaran subsidi akan dibicarakan dengan Menteri Keuangan dan MESDM.
Tubagus memaparkan, badan usaha yang akan diundang dalam beauty contest BBM PSO adalah Pertamina, Elnusa, Petrofin, Shell, AKR, Petronas Sigma Rancang Perdana, Tiara Energy, Ndo Fuel, Concord Fuel, Solar Premium Central, Bumi Asri Prima, Unitrada Komutama, Petro Andalan Nusantara, Hutan Nilam Persada, Cosmic Indonesia, Patra Niaga, Premindo Mitra Kencana, Mulya Adhi Paramita, Dwikarya Niaga Agung, Jagad Energy, Mahaputra Adi Nusa, Medco Sarana Kalibaru, Barito Energy,Ranji Karya Sakti, Humpuss Trading, Global Artha Borneo, dan Surya Makmur Agung Lestari.
(Ferial Thalib /Sindo/rhs)