JAKARTA - Kementerian Negara BUMN menyatakan pemilihan underwriter Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan go public (Initial Public Offering/IPO) dilakukan melalui mekanisme tender.
"BUMN yang akan IPO seperti PT Krakatau Steel (KS) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) itu, melakukan tender untuk memilih underwriter. Saat ini sudah berjalan, dan underwriter nanti harus mendapatkan persetujuan tim kementerian," jelas Sekertaris Kementerian BUMN Said Didu di Jakarta, Selasa (5/8/2008).
Nantinya, underwriter tersebut yang akan melihat kondisi pasar dan menyiapkan keperluan teknis BUMN yang akan IPO tahun ini.
Dia menyebut BUMN yang layak untuk go public tahun ini diantaranya adalah PT KS, PTPN III, PTPN IV dan PTPN VII.
Di samping itu Said menambahkan, saham-saham perkebunan dan pertambangan tersebut masih bagus, sehingga DPR sebaiknya memberikan pesetujuannya segera. "Kita kan melakukan analisis, kalau pasar bagus, nanti waktu book building ketahuan. Secara teknis siap, secara regulator (persetujuan DPR) belum," imbuhnya.
Lebih lanjut dia menyebut, secara teknis kementerian tidak mengalami kendala dari sisi teknis, dan itu telah dibuktikan selama bertahun-tahun melalui IPO BUMN.
(Setiawan Ananto/Sindo/ade)